Asahan - ijabnews,com
Pada hari Kamis, 2 April 2026 sekitar tengah hari, sebuah peristiwa kebakaran besar terjadi di fasilitas penitipan mobil yang berlokasi di Jalan SM Raja Nomor 289, Kelurahan Tegal Sari, Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan. Perkiraan kerugian yang ditimbulkan mencapai Rp4 miliar, dengan tidak kurang dari 23 kendaraan yang seluruhnya hangus terbakar.
Gudang yang menjadi lokasi kejadian dimiliki oleh seorang wiraswasta lokal berinisial SW (48 tahun). Kebakaran pertama kali terdeteksi oleh seorang saksi berinisial S (50 tahun) sekitar pukul 12.15 WIB, ketika ia melihat nyala api muncul dari salah satu area penyimpanan kendaraan.
Karena cepat menyebar, api segera merambat ke bagian lain dari gudang yang juga berisi berbagai kendaraan. Setelah mendapatkan laporan dari saksi, pemilik gudang langsung menginformasikan kejadian tersebut kepada pihak berwenang, termasuk unit pemadam kebakaran.
Untuk menangani kebakaran, sebanyak empat mobil pemadam kebakaran dari Pemerintah Kabupaten Asahan dikerahkan, dibantu oleh satu kendaraan operasional dari PLN Kisaran. Petugas tidak hanya fokus pada pemadaman api, tetapi juga melakukan pengamanan sistem kelistrikan di sekitar lokasi untuk mencegah penyebaran api yang lebih luas.
Setelah hampir dua jam melakukan upaya pemadaman, api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan total. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Berdasarkan data sementara yang diperoleh, kendaraan yang terbakar terdiri dari 19 unit mobil dan 4 unit sepeda motor. Saat ini, pihak Kepolisian Resor Asahan telah memasang zona pembatasan (police line) di lokasi kejadian untuk mendukung proses penyelidikan yang sedang berlangsung.
Penyebab pasti terjadinya kebakaran masih dalam penyelidikan mendalam. Tim penyidik telah bekerja sama dengan laboratorium forensik untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait faktor-faktor yang memicu insiden tersebut.
Meskipun demikian, dugaan awal menunjukkan bahwa kemungkinan penyebab kebakaran adalah terjadinya korsleting listrik yang memicu munculnya nyala api di salah satu ruangan penyimpanan. Pihak kepolisian mengingatkan masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko kebakaran, terutama yang disebabkan oleh instalasi kelistrikan yang tidak memenuhi standar keamanan yang berlaku.(HD)


